KabarUpdate24 – Berita Terbaru Hari Ini – 04 April 2026 | Sosok Danke Rajagukguk, Kajari Karo tangani kasus Amsal Sitepu, didesak pencopotan, hartanya minus [titlebase] menjadi sorotan utama media nasional setelah serangkaian dugaan penyalahgunaan wewenang terungkap. Penyelidikan internal dan tekanan publik menuntut transparansi serta tindakan tegas terhadap pejabat yang terlibat.
Sosok Danke Rajagukguk: Latar Belakang dan Kontroversi
Danke Rajagukguk, yang menjabat sebagai Kepala Kajari Karo sejak 2021, dikenal sebagai figur yang pernah menegakkan disiplin di daerahnya. Namun, sejak kasus Amsal Sitepu terungkap, reputasinya mulai tergerus. Kritik publik menganggap bahwa tindakan Kajari Karo yang menangani kasus Amsal Sitepu tidak konsisten dengan standar akuntabilitas yang diharapkan.
Rekam Jejak Karir
Selama masa jabatan, Danke Rajagukguk berhasil menyelesaikan beberapa program pembangunan infrastruktur. Tetapi, laporan keuangan menunjukkan adanya selisih signifikan yang menimbulkan pertanyaan tentang alokasi dana.
Kasus Amsal Sitepu: Kronologi dan Dampaknya
Kasus Amsal Sitepu bermula dari dugaan korupsi dalam proyek pembangunan jalan di Kabupaten Karo. Amsal Sitepu, seorang kontraktor lokal, dituduh memberikan suap kepada pejabat daerah termasuk Danke Rajagukguk. Penyidikan polisi mengungkapkan aliran dana yang tidak tercatat secara resmi.
Kronologi Kejadian
- Juli 2023: Penandatanganan kontrak proyek jalan dengan nilai Rp 150 miliar.
- Agustus 2023: Laporan keuangan menunjukkan selisih Rp 12 miliar yang belum dijelaskan.
- September 2023: Polisi menangkap Amsal Sitepu dan menahan sejumlah dokumen keuangan.
- Oktober 2023: Danke Rajagukguk dipanggil sebagai saksi utama dalam penyelidikan.
Desakan Pencopotan dan Reaksi Publik
Setelah bukti-bukti menguat, berbagai organisasi masyarakat sipil serta tokoh politik menuntut pencopotan Danke Rajagukguk. Slogan “Pencopotan Danke Rajagukguk, Kajari Karo tangani kasus Amsal Sitepu, didesak pencopotan, hartanya minus [titlebase]” menjadi tren di media sosial.
Kelompok Penyelenggara Aksi
- Aliansi Anti Korupsi Karo
- Forum Masyarakat Transparansi
- Kelompok Pemuda Karo Sejahtera
Hartanya Minus: Analisis Keuangan
Laporan audit independen mengindikasikan bahwa aset pribadi Danke Rajagukguk mengalami penurunan drastis sejak terjadinya kasus. Beberapa properti yang sebelumnya tercatat sebagai milik pribadi kini berada dalam status sengketa.
Fakta-Fakta Keuangan
- Nilai total aset pada akhir 2022: Rp 45 miliar.
- Nilai total kewajiban pada akhir 2022: Rp 48 miliar.
- Selisih negatif (hartanya minus): Rp 3 miliar.
Perkembangan Terbaru dan Langkah Selanjutnya
Pihak berwenang kini tengah menyiapkan rekomendasi formal kepada Gubernur Sumatera Utara terkait pencopotan Danke Rajagukguk. Sementara itu, proses hukum terhadap Amsal Sitepu masih berlangsung, dengan dugaan pencucian uang dan suap yang akan diadili.
Rencana Pemerintah
Pemerintah provinsi berjanji akan memperketat mekanisme pengawasan keuangan daerah. Kebijakan baru diharapkan dapat mencegah terulangnya kasus serupa, terutama pada pejabat tinggi seperti Kajari Karo.
Jika proses pencopotan berjalan, posisi Danke Rajagukguk akan digantikan oleh pejabat interim yang dipilih melalui prosedur administratif yang transparan. Masyarakat Karo menantikan kejelasan dan keadilan yang dapat memulihkan kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan.
