KabarUpdate24 – Berita Terbaru Hari Ini – 13 Maret 2026 | Jakarta, 13 Maret 2026 – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Polri bersama Korlantas, TNI, dan instansi terkait menyiapkan serangkaian rekayasa lalu lintas (rekayasa lalin) untuk mengurangi kemacetan dan mengantisipasi potensi bencana di jalur tol dan arteri utama. Operasi Ketupat 2026 dijadwalkan berlangsung 13 hari, dari 13 hingga 25 Maret, dengan melibatkan lebih dari 161.000 personel gabungan.

rekayasa lalu lintas mudik Lebaran 2026

Strategi Rekayasa Lalu Lintas

Contra Flow dan One‑Way Nasional

Polri mengumumkan penerapan contra flow (lawan arus) serta sistem one‑way pada sejumlah ruas tol trans‑Jawa dan arteri strategis. Contra flow akan diberlakukan pada tol Jakarta‑Cikampek (KM 47‑KM 70) serta tol Tangerang‑Merak (KM 31‑KM 98) selama periode puncak mudik, yakni 17‑20 Maret 2026. Kendaraan akan diarahkan berlawanan arah untuk memecah kepadatan dan mempercepat proses keluar‑masuk.

One‑way nasional diterapkan pada KM 70‑KM 421 Tol Jakarta‑Cikampek hingga Tol Semarang‑Solo. Selama 17‑20 Maret 2026, seluruh pintu masuk menuju arah Jakarta ditutup, sehingga kendaraan hanya dapat bergerak satu arah menuju ibukota. Pada fase arus balik (23‑29 Maret), satu arah berbalik arah, menutup pintu masuk menuju Semarang.

Pengaturan di Titik Penyeberangan

Di gerbang tol dan titik penyeberangan, petugas akan memanfaatkan delay system, zona penyangga (buffer zone), serta prinsip first come, first serve. Sistem penundaan memungkinkan kendaraan menunggu secara tertib sebelum memasuki jalur utama, sementara buffer zone menyediakan ruang aman untuk mengelola alur kendaraan secara dinamis.

Selain itu, pada jalur lokal, kebijakan one‑way lokal dapat diterapkan secara fleksibel antara Gerbang Tol Kalikangkung hingga Boyolali bila kepadatan meningkat secara tiba‑tiba.

Kesiapsiagaan Bencana

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan bahwa mudik kali ini berpotensi dihadapkan pada hujan lebat, banjir, dan longsor. Berdasarkan perkiraan BMKG, wilayah Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Barat masih berisiko hujan intensif selama periode mudik.

Untuk mengantisipasi bencana, unit SAR, TNI, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan dikerahkan secara bersamaan. Pos-pos kontrol dipasang di titik rawan banjir, dan jalur evakuasi disiapkan di sepanjang jalan arteri utama. Koordinasi lintas sektoral dijamin melalui pusat komando terpadu di Monas.

Jadwal Operasi Ketupat 2026

  • Periode 1 (mudik): 17 Mar 2026 14:00 – 20 Mar 2026 24:00
  • Periode 2 (mudik lanjutan): 21 Mar 2026 12:00 – 22 Mar 2026 18:00
  • Arus balik: 23 Mar 2026 12:00 – 29 Mar 2026 24:00
  • Normalisasi jalur masuk: 21 Mar 2026 00:00 – 02:00 dan 30 Mar 2026 00:00 – 02:00

Seluruh jadwal dapat berubah sesuai kondisi lapangan. Masyarakat dihimbau untuk memantau informasi resmi melalui media massa dan aplikasi resmi Korlantas.

Pengaruh Kebijakan Terhadap Pemudik

Pembatasan kendaraan bermuatan tiga sumbu ke atas (truk) melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) diharapkan menurunkan beban lalu lintas berat pada jam-jam puncak. Diharapkan pula bahwa penerapan contra flow dan one‑way dapat mempercepat perjalanan, mengurangi konsumsi bahan bakar, serta menurunkan risiko kecelakaan.

Dengan sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan pemudik yang disiplin, diharapkan arus mudik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih lancar, aman, dan minim gangguan.

Advertisement — 300×250