KabarUpdate24 – Berita Terbaru Hari Ini – 10 April 2026 | Aksi damkar evakuasi 10 penumpang MRT di Lebak Bulus terjebak dalam lift [titlebase] menjadi sorotan utama pagi ini setelah insiden menegangkan di stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Sepuluh penumpang terperangkap selama lebih dari satu jam di dalam lift yang tiba-tiba berhenti akibat gangguan listrik.

Aksi damkar evakuasi 10 penumpang MRT di Lebak Bulus terjebak dalam lift [titlebase] – Proses Penyelamatan

Tim pemadam kebakaran (damkar) Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Jakarta Selatan segera dikerahkan begitu laporan diterima. Dengan peralatan khusus, petugas melakukan pemotongan pintu lift dan membuka akses darurat untuk mengevakuasi penumpang satu per satu.

Langkah-langkah evakuasi

  • Identifikasi kondisi penumpang: memeriksa tanda vital dan tingkat panik.
  • Pemotongan pintu lift menggunakan gergaji listrik berdaya tinggi.
  • Penggunaan selang udara untuk menstabilkan tekanan dalam lift.
  • Pengangkatan penumpang dengan bantuan tali penahan dan selimut darurat.

Seluruh proses berlangsung dengan koordinasi antara damkar, petugas MRT, dan tim medis di lokasi. Tidak ada korban jiwa, namun beberapa penumpang melaporkan pusing dan rasa tidak nyaman karena terkurung dalam ruang sempit.

Detail kronologi kejadian

Pukul 07:45 WIB, lift yang melayani zona keluar utama mengalami gangguan daya listrik. Penumpang yang sedang menunggu di dalam lift tidak menyadari adanya masalah hingga lift berhenti total. Setelah 10 menit, salah satu penumpang mencoba menekan tombol darurat, namun tidak ada respons.

Seorang penumpang kemudian menekan tombol alarm yang langsung terhubung ke pusat kontrol MRT. Petugas kontrol segera menghubungi DPKP dan meminta bantuan. Dalam waktu 15 menit, tim damkar tiba di lokasi dengan perlengkapan lengkap.

Faktor teknis penyebab

Setelah penyelidikan awal, diketahui penyebab utama adalah kegagalan sistem UPS (Uninterruptible Power Supply) yang seharusnya menyalakan lift secara otomatis saat listrik padam. Selain itu, ada indikasi kabel penghubung utama mengalami keausan.

Dampak operasional MRT Lebak Bulus

Selama proses evakuasi, jalur MRT Lebak Bulus mengalami penurunan layanan. Penumpang diarahkan ke pintu keluar darurat dan diberikan tiket alternatif untuk melanjutkan perjalanan. Stasiun tersebut sempat ditutup selama sekitar 2 jam, namun layanan kembali normal pada pukul 10:30 WIB.

Pihak manajemen MRT mengumumkan akan melakukan audit menyeluruh pada seluruh sistem lift di jaringan mereka untuk mencegah insiden serupa. Jadwal perbaikan dan pemeriksaan akan diumumkan dalam beberapa hari ke depan.

Reaksi publik dan langkah selanjutnya

Warga media sosial menanggapi aksi damkar evakuasi 10 penumpang MRT di Lebak Bulus terjebak dalam lift [titlebase] dengan rasa lega sekaligus menuntut transparansi dari operator MRT. Beberapa netizen mengusulkan peningkatan sistem alarm lift serta pelatihan rutin bagi petugas keamanan stasiun.

Pihak otoritas transportasi berjanji akan meningkatkan standar keamanan, termasuk pemasangan sistem monitoring real‑time pada lift. Selain itu, mereka akan memperketat regulasi perawatan teknis untuk menghindari kegagalan serupa.

Insiden ini menjadi pelajaran penting tentang pentingnya kesiapsiagaan tim darurat dalam mengatasi situasi kritis di fasilitas publik. Keberhasilan damkar dalam mengevakuasi semua penumpang tanpa cedera menunjukkan efektivitas prosedur evakuasi yang telah diimplementasikan.

Advertisement — 300×250