KabarUpdate24 – Berita Terbaru Hari Ini – 05 April 2026 | Bank Indonesia menargetkan QRIS bisa digunakan di China mulai Mei mendatang [titlebase] sebagai langkah strategis memperluas ekosistem pembayaran digital lintas batas. Keputusan ini diharapkan memperkuat posisi Indonesia dalam arena fintech global dan membuka peluang baru bagi merchant serta konsumen.
BI targetkan QRIS bisa digunakan di China mulai Mei mendatang [titlebase] – Rencana dan Implementasi
Rencana peluncuran QRIS di China akan dimulai pada awal Mei, setelah serangkaian uji coba bersama mitra perbankan dan penyedia layanan pembayaran di kedua negara. Bank Indonesia telah menyiapkan protokol keamanan serta standar interoperabilitas yang sesuai dengan regulasi China.
Langkah Persiapan Teknis
Tim teknis BI bekerja sama dengan otoritas pembayaran China untuk menyesuaikan kode QR, enkripsi data, dan proses settlement. Proses ini melibatkan integrasi sistem backend serta penyesuaian aplikasi mobile banking yang sudah ada.
Peran Pemerintah dan Regulasi
Pemerintah Indonesia dan China memberikan dukungan kebijakan untuk mempermudah alur perizinan. Kedua negara berkomitmen menyesuaikan regulasi anti‑pencucian uang (AML) dan know‑your‑customer (KYC) agar transaksi lintas negara tetap aman.
Manfaat bagi Pelaku Usaha dan Konsumen
Implementasi QRIS di China membuka akses pasar baru bagi UKM Indonesia yang menargetkan wisatawan China. Dengan QRIS, proses pembayaran menjadi lebih cepat, murah, dan terstandarisasi.
- Biaya transaksi lebih rendah dibandingkan metode tradisional.
- Pengalaman checkout yang lebih seamless bagi konsumen internasional.
- Data transaksi yang terintegrasi memudahkan analisis pasar.
Selain itu, konsumen China dapat menggunakan aplikasi QRIS lokal tanpa harus mengunduh aplikasi baru, mempercepat adopsi teknologi.
Dampak Ekonomi Makro
Penggunaan QRIS di China diproyeksikan meningkatkan volume transaksi digital Indonesia hingga 12% dalam dua tahun pertama. Hal ini sejalan dengan target pemerintah untuk memperluas penggunaan pembayaran non‑tunai dan mengurangi ketergantungan pada uang tunai.
Ekspor jasa digital Indonesia juga diperkirakan akan naik, karena pelaku fintech dapat menawarkan layanan ke pasar China yang sangat besar. Ini menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan sektor teknologi finansial nasional.
Kronologi Peluncuran
- Januari 2024: Diskusi awal antara BI dan otoritas China.
- Maret 2024: Uji coba pilot di beberapa kota besar.
- April 2024: Penyempurnaan standar keamanan dan regulasi.
- Mei 2024: Peluncuran resmi QRIS di China.
Selama fase pilot, lebih dari 500 merchant di Jakarta dan Shanghai telah berpartisipasi, mencatat peningkatan transaksi harian sebesar 8%.
Prospek Kedepan
Setelah keberhasilan peluncuran awal, BI berencana memperluas jaringan QRIS ke negara‑negara lain di Asia. Langkah ini diharapkan memperkuat posisi Indonesia sebagai hub pembayaran digital regional.
Dengan dukungan regulator, pelaku industri, dan konsumen, BI targetkan QRIS bisa digunakan di China mulai Mei mendatang [titlebase] menjadi contoh sukses kolaborasi lintas batas dalam era ekonomi digital.
