KabarUpdate24 – Berita Terbaru Hari Ini – 06 April 2026 | Bank Indonesia (BI) resmi mengumumkan bahwa QRIS jangkau Korea Selatan, BI dorong pembayaran digital [titlebase] kini menjadi kenyataan. Inisiatif ini menandai tonggak penting bagi ekosistem pembayaran digital Indonesia dalam memperluas jangkauan lintas batas, sekaligus memperkuat posisi QRIS sebagai standar universal di Asia.

QRIS jangkau Korea Selatan, BI dorong pembayaran digital [titlebase] dalam fase pilot internasional

Program pilot yang dimulai pada kuartal pertama 2024 melibatkan lebih dari 50 merchant di Seoul dan Busan. Seluruh transaksi menggunakan QRIS dapat diproses dengan aplikasi perbankan dan e‑wallet populer di Korea, termasuk KakaoPay dan Naver Pay. Kerjasama ini difasilitasi oleh perjanjian bilateral antara Bank Indonesia dan Bank of Korea, serta dukungan dari Kementerian Perdagangan, Industri, dan Energi Korea Selatan.

Tujuan strategis peluncuran

BI menargetkan tiga tujuan utama: meningkatkan kemudahan transaksi bagi wisatawan Indonesia, memperluas basis pengguna QRIS, serta mendorong adopsi pembayaran non‑tunai di wilayah ASEAN‑Korea. Dengan QRIS jangkau Korea Selatan, BI dorong pembayaran digital [titlebase] menjadi jembatan ekonomi digital antara dua negara.

Langkah teknis dan regulasi

Untuk memastikan interoperabilitas, tim teknis BI bekerja sama dengan otoritas regulasi Korea mengadaptasi standar QRIS agar kompatibel dengan sistem pembayaran Korea (KIPS). Proses ini mencakup penyelarasan kode QR, enkripsi data, serta prosedur settlement lintas mata uang Rupiah‑Won.

  • Integrasi API antara bank Indonesia dan bank Korea.
  • Uji coba keamanan siber selama 30 hari sebelum peluncuran penuh.
  • Pelatihan merchant lokal mengenai pemindaian QRIS melalui aplikasi Korea.

Dampak ekonomi dan sosial

Dengan QRIS jangkau Korea Selatan, BI dorong pembayaran digital [titlebase] diharapkan meningkatkan pendapatan devisa dari sektor pariwisata. Data awal menunjukkan peningkatan transaksi digital sebesar 18% selama bulan pertama pilot, dengan rata-rata nilai transaksi mencapai 150.000 Won per pembelian.

Selain itu, peluncuran ini membuka peluang bagi startup fintech Indonesia untuk berkolaborasi dengan partner Korea dalam pengembangan layanan keuangan inklusif. Pengguna dapat menikmati konversi mata uang real‑time, serta promo khusus bagi wisatawan yang menggunakan QRIS di Korea.

Reaksi pasar

Para analis pasar menilai bahwa QRIS jangkau Korea Selatan, BI dorong pembayaran digital [titlebase] menambah nilai kompetitif Indonesia dalam arena pembayaran digital global. Saham perusahaan fintech domestik mencatat kenaikan rata-rata 4,5% sejak pengumuman resmi.

Rencana ekspansi selanjutnya

Setelah fase pilot berakhir pada September 2024, BI berencana memperluas QRIS jangkau Korea Selatan, BI dorong pembayaran digital [titlebase] ke kota-kota lain seperti Jeju dan Daegu. Selanjutnya, pemerintah Indonesia menargetkan kerja sama serupa dengan Jepang, Singapura, dan Australia pada tahun 2025.

BI juga akan memperkenalkan fitur tambahan, seperti QRIS PayLater dan QRIS Loyalty, yang memungkinkan konsumen melakukan pembayaran secara kredit mikro serta mengumpulkan poin reward lintas platform.

Perspektif konsumen

Menurut survei awal yang dilakukan oleh lembaga riset independen, 73% wisatawan Indonesia menyatakan kepuasan tinggi terhadap kemudahan pembayaran QRIS jangkau Korea Selatan, BI dorong pembayaran digital [titlebase]. Mereka menilai bahwa proses checkout lebih cepat dibandingkan metode tradisional seperti kartu kredit.

Para pelaku usaha di Korea juga melaporkan peningkatan trafik pelanggan berkat kemampuan menerima pembayaran QRIS, yang memudahkan wisatawan Indonesia untuk berbelanja tanpa khawatir konversi mata uang.

Keberhasilan inisiatif ini memperkuat keyakinan bahwa standar QRIS dapat menjadi solusi universal bagi pembayaran digital di kawasan Asia‑Pasifik, sekaligus mempercepat transformasi ekonomi digital Indonesia.

Advertisement — 300×250