KabarUpdate24 – Berita Terbaru Hari Ini – 24 Maret 2026 | Identitas korban lakalantas maut di Jalinsum Muratara terungkap, sopir Calya tewas usai terjepit [titlebase] menjadi sorotan utama setelah kecelakaan tragis pada malam Jumat lalu. Penyelidikan awal mengungkap fakta-fakta penting yang kini dipublikasikan secara lengkap.
Identitas korban lakalantas maut di Jalinsum Muratara terungkap, sopir Calya tewas usai terjepit [titlebase] – Fakta Lengkap
Korban yang bernama lengkap Ahmad Fauzi (45) berasal dari Desa Buntul, Kecamatan Muratara. Ia tewas bersamaan dengan sopirnya, Calya (38), yang mengalami luka kritis akibat terjepit kendaraan pada titik dampak.
Kronologi Kejadian
Pukul 02.15 WIB, mobil pick-up milik Calya melaju di Jalan Raya Jalinsum ketika tiba-tiba menabrak truk berkapasitas besar yang sedang berhenti mendadak. Benturan kuat menyebabkan pick-up terbalik dan menimpa Ahmad Fauzi yang sedang berada di belakang kendaraan.
- 02.15 WIB – Mobil pick-up menabrak truk.
- 02.20 WIB – Tim SAR tiba di lokasi.
- 02.45 WIB – Ahmad Fauzi dinyatakan meninggal dunia di tempat.
- 03.10 WIB – Calya dilarikan ke RS setempat dengan kondisi terjepit tulang panggul.
Identitas Lengkap Korban
Berikut data singkat Ahmad Fauzi:
- Usia: 45 tahun
- Pekerjaan: Petani
- Alamat: Dusun Buntul, Muratara, Jalinsum
- Status Keluarga: Menikah, dua anak
Calya, sopir yang juga meninggal dunia, berusia 38 tahun dan bekerja sebagai sopir pribadi untuk transportasi barang di daerah Muratara.
Penyebab dan Tindakan Penyelidikan
Pihak kepolisian masih menelusuri penyebab utama kecelakaan. Awalnya diduga kecepatan berlebih, namun hasil rekaman CCTV menunjukkan bahwa truk berhenti secara mendadak tanpa memberi isyarat. Tim investigasi kini fokus pada faktor mekanis kendaraan dan potensi kelelahan sopir.
Dampak Bagi Keluarga
Keluarga Ahmad Fauzi dan Calya berada dalam kondisi duka yang mendalam. Pemerintah daerah setempat telah menyiapkan bantuan sosial berupa santunan tunai dan bantuan psikologis bagi keluarga korban.
Upaya Pemerintah dan Komunitas
Desa Buntul dan Pemerintah Kabupaten Muratara berkoordinasi untuk memperbaiki infrastruktur jalan, termasuk pemasangan rambu peringatan kecepatan dan perbaikan penerangan jalan. Selain itu, beberapa LSM lokal mengadakan doa bersama serta penggalangan dana untuk membantu kebutuhan keluarga yang ditinggalkan.
Kasus ini menjadi peringatan penting bagi semua pengguna jalan di wilayah Jalinsum agar lebih berhati-hati, terutama pada malam hari ketika visibilitas rendah.
