KabarUpdate24 – Berita Terbaru Hari Ini – 13 Maret 2026 | Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmen serius pemerintah provinsi untuk menghidupkan kembali kawasan pasar Tanah Abang yang dulu terkenal sebagai pusat perbelanjaan nomor satu di Asia Tenggara. Upaya perbaikan ini diharapkan menstimulasi kembali aktivitas perdagangan serta memberi napas baru bagi UMKM lokal.

Pramono serius perbaiki Tanah Abang pusat perbelanjaan terkenal Asia Tenggara

Upaya Pemerintah DKI Jakarta di Tanah Abang

Setelah menyelesaikan acara Jakarta Hijab Fest di pasar tersebut, Pramono menuturkan bahwa rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian integral dari strategi revitalisasi. Pemerintah berfokus pada perbaikan infrastruktur, peningkatan kebersihan, serta penataan ruang yang lebih tertata.

Tim teknis DKI Jakarta juga mengkoordinasikan kerja sama dengan OPD terkait, mulai dari Dinas Perhubungan hingga Dinas Pariwisata, untuk memastikan sinergi dalam pelaksanaan program. Semua langkah ini diharapkan menciptakan lingkungan belanja yang nyaman bagi konsumen dan pedagang.

Jakarta Hijab Fest sebagai Momentum

Acara Jakarta Hijab Fest yang digelar pada 12 Maret 2026 menjadi titik tolak penting. Tema “Cahaya Fitri Pesona Jakarta” dipilih khusus untuk menyoroti keunikan Tanah Abang sebagai destinasi fashion Muslim yang bersejarah.

Selama festival, lebih dari 300 stand UMKM menampilkan produk pakaian, aksesoris, dan makanan ringan. Antusiasme pengunjung terlihat dari antrian yang lebih panjang dibandingkan hari biasa, menandakan respons positif terhadap upaya revitalisasi.

Tantangan dan Harapan Pedagang

Meskipun ada peningkatan aktivitas, Pramono mengakui kondisi pasar belum sepenuhnya pulih. Pedagang mengungkapkan bahwa omzet mereka masih belum kembali ke level pra‑pandemi.

Beberapa pedagang menyebutkan penurunan penjualan signifikan akibat persaingan dengan platform e‑commerce yang terus merambah pasar tradisional. Mereka menuntut dukungan lebih konkret dari pemerintah, termasuk akses permodalan dan pelatihan digital.

Penurunan Omzet dan Persaingan Platform Online

Data lapangan menunjukkan bahwa rata‑rata omzet harian turun sekitar 20‑30% sejak 2022. Pedagang menilai bahwa konsumen kini lebih memilih belanja secara daring karena kemudahan dan harga kompetitif.

Untuk mengatasi hal ini, Pramono berjanji akan memperkuat program pelatihan e‑commerce bagi UMKM Tanah Abang, serta memfasilitasi integrasi pasar tradisional dengan platform digital regional.

Langkah Selanjutnya dan Ajakan Publikasi

Pramono meminta semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk aktif mempublikasikan setiap kegiatan revitalisasi melalui media sosial masing‑masing. Ia menekankan pentingnya gaung promosi yang luas agar citra Tanah Abang kembali dikenal secara nasional maupun internasional.

Setiap postingan OPD maupun individu yang berhubungan dengan program diharapkan di‑repost oleh gubernur secara berkala, sehingga pesan kebangkitan pasar dapat menjangkau audiens yang lebih luas.

Dengan strategi komunikasi yang terkoordinasi, pemerintah berharap kunjungan pembeli meningkat, lalu lintas perdagangan kembali mengalir deras, dan pada akhirnya UMKM Tanah Abang dapat bersaing kembali di pasar modern.

Advertisement — 300×250