KabarUpdate24 – Berita Terbaru Hari Ini – 13 Maret 2026 | PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mencatat kerugian bersih sebesar US$27,49 juta pada tahun 2025, lonjakan 116% dibandingkan rugi US$12,69 juta tahun sebelumnya. Penurunan pendapatan yang hampir mencapai 93% menjadi pemicu utama penurunan profitabilitas perusahaan tambang emas ini.

Derita rugi bersih pada 2025, rekomendasi saham Merdeka Gold Resources (EMAS)

Rincian Kerugian dan Penyebab Utama

Penurunan Pendapatan yang Drastis

Pendapatan EMAS turun drastis menjadi US$131,96 ribu pada 2025, dibandingkan US$1,74 juta pada 2024. Seluruh pendapatan berasal dari sewa alat berat kepada afiliasi PT Merdeka Mining Servis, menandakan ketergantungan pada satu sumber pendapatan.

Kenaikan Beban Operasional

Beban umum dan administrasi melonjak menjadi US$9,48 juta, naik lebih dari 800% dari US$1,01 juta tahun sebelumnya. Beban keuangan juga meningkat US$7 juta untuk mendukung ekspansi grup, meski sebagian besar biaya ini direncanakan akan dikapitalisasi ke proyek-proyek perusahaan.

Rugi Usaha dan Rugi Sebelum Pajak

Rugi usaha mencapai US$9,63 juta, meningkat lebih dari 2.000% YoY. Rugi sebelum pajak tercatat US$25,39 juta, jauh di atas proyeksi manajemen.

Situasi Neraca dan Likuiditas

Total aset EMAS mencapai US$740,63 juta, naik 39,8% YoY, seiring dengan peningkatan liabilitas menjadi US$359,70 juta (kenaikan 40,1%). Ekuitas tercatat US$380,93 juta, naik 39,5%.

Namun, kas dan setara kas menurun 32,7% menjadi US$45,30 juta, mengindikasikan tekanan likuiditas. Arus kas operasional hanya mencapai 71% dari target manajemen, dipengaruhi selisih realisasi pembayaran beban keuangan dan penarikan fasilitas bank.

Pandangan Manajemen dan Proyeksi 2026

Sekretaris Perusahaan, Adi Adriansyah Sjoekri, menegaskan bahwa biaya keuangan akan dikapitalisasi ke proyek tambang baru, termasuk pengembangan tambang emas Pani yang sedang memasuki fase produksi. Manajemen tetap optimis bahwa peningkatan investasi akan menghasilkan aliran pendapatan jangka panjang, meski beban keuangan jangka pendek masih tinggi.

Rekomendasi Investasi untuk Saham EMAS

Berikut analisis singkat bagi investor:

  • Risiko tinggi: Kerugian yang melejit, penurunan pendapatan, dan tekanan likuiditas menempatkan EMAS dalam zona risiko tinggi.
  • Potensi upside: Proyek tambang Pani yang sudah memasuki fase produksi dan kemungkinan listing di Bursa Hong Kong dapat menambah valuasi bila berhasil.
  • Strategi: Investor dengan toleransi risiko rendah sebaiknya menunggu konfirmasi realisasi pendapatan dari proyek baru sebelum menambah posisi. Investor yang bersedia menahan volatilitas dapat mempertimbangkan posisi “buy‑and‑hold” dengan target jangka menengah, mengingat aset perusahaan masih kuat.

Secara keseluruhan, saham EMAS berada dalam fase konsolidasi. Kinerja keuangan 2025 menunjukkan tekanan signifikan, namun prospek jangka panjang masih bergantung pada keberhasilan proyek produksi dan diversifikasi pendapatan. Investor disarankan melakukan pemantauan ketat terhadap laporan kuartalan berikutnya.

Advertisement — 300×250